Ahmad Gozali menjelaskan bahwa pelatihan pemulasaran jenazah ini meliputi serangkaian proses mengurus jenazah seorang muslim, mulai dari memandikan, mengkafani, menshalatkan, hingga menguburkan.
Ia juga menyoroti menurunnya regenerasi amil pemulasaran jenazah di masyarakat, sehingga pelatihan seperti ini menjadi langkah positif dalam menjaga keberlanjutan tradisi dan pengetahuan tersebut.
Dalam kesempatan itu, KH. Ahmad turut mengutip firman Allah dalam Surat Ali Imran ayat 185 tentang kepastian kematian dan pentingnya mempersiapkan diri untuk akhirat.
“Barang siapa yang memandikan jenazah lalu menutupi aibnya, Allah akan memberinya ampunan empat puluh kali lipat. Dan siapa yang menggali kubur untuknya, akan diberi pahala seperti orang yang memberi tempat tinggal hingga hari kiamat,” ungkapnya.




